Sabtu, 27 Juni 2015

MO (Move On!)

Assalamualakum Wr.Wb

Dear seseorang..
Selama ini aku menganggapmu sebuah hal yang terindah yang pernah terjadi dalam hidupku. Semua seperti terlihat nyata. Jantungku berdegup kencang ketika kau dihadapanku. Tatapan matamu yang tak pernah kulupakan. Tapi sayangnya aku hanya bisa menatap pula tanpa menegur sapamu. Kau adalah sumber kebahagiaanku yang tak pernah kulupakan. Dengan bertemu denganmu membuatku melupakan semua masalah yang membebani hidupku dan kau membuatku tersenyum. Hati ini terasa bungah bila bertemu denganmu.

Tapi aku merenungkan kembali akan perasaanku ini padamu.Apakah hanya aku yang memiliki perasaan bahagia ini(?). Apakah kau juga senang atau sebaliknya kau justru merasa terganggu dengan perasaan ini. Enam Juni 2015 adalah hari terakhir kita bertemu saling tatap menatap di malam yang dingin disebuah pentas seni yang diiringi musik rock. Kala itu aku hanya bisa menatapmu tanpa menegur sapa atau bahkan mengucapkan perpisahan atau bahkan mengajakmu foto untuk terakhir kalinya sebelum kau merantau ke negeri orang yang jauh disana.

Hari demi hari perasaan ini mulai diluar kendali, semua masalah yang membuatku untuk mengingatnya kembali. Tetapi kau tak pernah muncul. Sampai akhirnya kutahan semua ini dan aku mencoba untuk berlalu.

Aku mencoba menghibur diriku dengan otak-atik sosmed.. facebook, bbm, instagram. Tapi semua itu hanya membuatku  mengingatnya. Hati ini terasa teriris. Melihatnya on tapi tak bisa berbuat apa-apa serasa menjadi orang yang useless. Ditambah lagi aku merasa kau menghindariku... jika aku on kau berusaha untuk off. Semua itu tejadi berulang kali

Sampai akhirnya aku memutuskan aku harus melupakan dia yang membuat lubang besar dihatiku. Sebaiknya aku berteman saja denganya. Jika memang kau merasa terganggu dengan perasaan ini maka aku mohon delete semua pertemanan kita di facebook, instagram, dan jangan pernah mengaccept permintaanku dibbm .AKU MOHON (T.T). Hapus semuanya... Mengetahui bahwa kau online sudah membuatku mengingatmu kembali... jadi aku mohon delete semua pertemanan kita... Aku akan membuka lembaran baru dan akan menganggapmu sebagai masa laluku tanpa berharap kehadiranmu di masa depanku. Melupakanmu adalah cobaan yang menurutku berat tapi aku percaya cobaan ini akan membuatku kuat di suatu hari nanti. Pasti ada cobaan yang lebih besar daripada cobaan pernah mengenal mu. Aku akan mulai mencintai orang lain, jika tubuhku mengatakan tak bisa tapi aku yakin aku bisa karena Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan manusia. Mengikhlaskan itu memang tidak mudah, tapi jika demi kebaikan aku akan melakukannya.  Aku Akan MOVE ON!. ***

mian eee :))

wassalamualaikum wr.wb
sivma.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar