Assalamualaikum Wr.Wb
Kehilangan seseorang itu memang wajar, karena disetiap pertemuan pasti ada yang namanya perpisahan. Seminggu yang lalu aku kehilangan mbahkung. Ini pengalaman pertamaku ditinggalkan seseorang yang aku cintai karena sudah waktunya bertemu dengan Allah. Tepatnya hari Selasa pagi dibulan Ramadan pada hari ke 20.Beliau pergi menghadap ya Rabb tepat setelah subuh. Pamanku dari Jombang mengabari kami di Malang. Berasa tersambar petir dipagi hari yang cerah ketika mendengar berita duka itu. Jantungku dag dig dug kencang sekali,aku terus bertanya pada diriku ini nyata aa? ayo bangun kalo ini hanya sekedar mimpi, tapi ternyata itu sebuah kenyataan yang harus aku terima beserta keluarga besarku. Kami sekeluarga langsung berangkat pagi itu juga menuju Jombang . Tapi sayangnya mbahkung sudah keburu dikebumikan tanpa bisa melihat untuk terakhir kalinya. Dimalam terakhir mbahkung masih hidup aku bermimpi aku dikejar-kejar ular tapi aku tak bisa menghidar dan akhirnya aku dipatok ular kobra dan aku meninggal . Itu mimpiku dimalam terakhir mbahkung masih ada. Aku tak menyangka kalo itu sebuah pertanda besar. Tapi Mungkin Allah sudah memberikan hikmah dibalik semua ini. Mungkin tali silahturahmi diantara keluarga di Malang sama di Jombang lebih erat lagi tapi rasanya tak sebanding dengan harus kehilangan seseorang yang kita cintai. My Life Must going on without or with Him
Selamat jalan Mbahkung, semoga amal ibadah mbahkung diterima oleh Allah dan mbahkung diberikan tempat yang terbaik disisi-NYA. aamiin
Aku sayang mbahkung :))
sivma.
Wassalamualaikum Wr. Wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar